Minggu, 22 Agustus 2021

Perkembangan Kesusastraan Belanda (Part 29)

 D.      De Achtiende Eeuw.

a.     Keadaan di abad 18:

a)       Bidang politik.

1.       Masa tidak ada Stadhouder.

Ketika Willem III wafat pada tahun 1702, beliau meninggalkan anaknya yang masih kecil. Jadi di masa ini era dimana tidak ada Stadhouder untuk yang kedua kalinya (het tweede Stadhouderloze 1702).

2.        Konflik dengan Patrioten.

Pada awal abad ke-18 terdapat revolusi, salah satunya adalah Revolusi Amerika (1774-1776). Bersamaan dengan itu, di wilayah Nederlanden sendiri terdapat sebuah kaum bernama Patrioten. Kita sebut saja kaum ini sebagai pendukung Willem van Oranje. Mereka adalah kaum yang memiliki modal, kekayaan dan mereka menuntut kebebasan di wilayah Nederlanden yang terinspirasi oleh Revolusi Amerika. Kemudian kaum ini memberontak namun dapat diredam oleh pemerintah. Kaum Patrioten yang selamat melarikan diri ke Perancis yang pada akhirnya berbalik melawan pendukung Willem van Oranje. Kaum ini kemudian ingin Nederlanden berkiblat ke Perancis.

3.       Ada pendukung dan penentang Oranje.

Adapun yang mendukung Oranje adalah orang kaya baru (burgerij) dan masyarakat desa. Sementara yang menentang Oranje adalah kaum Patrioten yang menginginkan Nederlanden berpusat atau berkiblat ke Perancis.

4.        Peta politik di Eropa berubah.

Politik Eropa berubah. Nederlanden tidak lagi menjadi negara yang penting seperti pada abad ke-17.

5.       Nederlanden berada di bawah Perancis.

Pada akhir abad ke-18, Nederlanden berada di bawah kekuasaan Perancis dan namanya berubah menjadi Bataafse Republiek (1795-1806).

 

b)      Bidang Sosial.

1.       Ketimpangan sosial.

Ada jurang antara bovenlaag (masyarakat kelas bawah) dan burgers (masyarakat kelas atas). Muncul masyakarat miskin kota.

2.       Pengaruh Perancis sangat kuat.

Banyak pengaruh Perancis di berbagai aspek, seperti model berpakaian, sopan santun dan bahasa pergaulan. Semakin orang bergaya ala Perancis maka status orang tersebut semakin terangkat atau dianggap orang elit.

 

c)       Ekonomi

1.       Periode kemunduran dan keruntuhan abad ke-17.

Perekonomian menurun jika dibandingkan abad ke-17. Sastra mengalami keruntuhan karena munculnya Nil Volentibus Arduum yang meruntuhkan kemegahan sastra.

2.       Perekonomian menurun.

Perekonomian yang sangat kuat di abad ke-17 mengalami kemunduran di abad ke-18. Hal ini karena kegiatan perdagangan menurun.

3.       Perdagangan menurun.

Perdagangan menjadi menurun karena persaingan dengan Inggris dan Perancis.

Share this

0 Comment to "Perkembangan Kesusastraan Belanda (Part 29)"

Posting Komentar